Strategi Marketing FOMO Untuk Tingkatkan Penjualan Online

FOMO atau Fear Of Missing Out secara umum populer sejak 2013 silam. Namun konsep “takut kehilangan” ini sebenarnya sudah ada sedari dulu sebelum ramainya  media social dan ponsel. Dalam pengertiannya, FOMO adalah kondisi di mana kita seperti takut melewatkan sebuah acara bersama teman-teman, atau tak menggunakan teknologi atau perangkat yang sama dengan orang-orang disekitar kita. Inilah yang kemudian banyak dimanfaatkan oleh para marketer untuk menyusun strategi marketing FOMO, khususnya untuk para millennial.

Menciptakan urgensi terbilang hal yang paling umum, namun cara ini cukup efektif untuk membuat pelanggan Anda lebih sering berbelanja produk Anda. Mulai dari penyampaian kata-kata stok terbatas cukup efektif untuk menggugah FOMO pelanggan Anda.  Selain itu, menampilkan testimony pelanggan juga sangat berpengaruh karena mayoritas orang lain akan memutuskan membeli produk yang ditawarkan ketika melihat ataupun membaca testimony pelanggan lain yang sudah lebih dulu membeli produk tersebut.

Strategi marketing FOMO juga biasanya disertai dengan kehadiran produk/produk ekslusif. Menciptakan rasa eksklusifitas di strategi marketing Anda bisa membangkitkan rasa FOMO pelanggan. Buatlah pelanggan merasa bahwa mereka telah mendapatkan produk ekslusif yang tidak semua orang bisa memilikinya dan timbulkan rasa iri pada pelanggan lainnya. Bonus-bonus pembelian juga disertakan dalam kehadiran produk ekslusif ini. Membuat pelanggan akan lebih antusias untuk melakukan pembelian produk.

FOMO adalah persaingan. Mereka yang ter-trigger dengan marketing FOMO biasanya memiliki kepribadian tak mau kalah dengan orang lain. Anda bisa mencoba memasang jumlah orang yang sudah melakukan pembelian di produk tertentu atau berapa yang sudah menggunakan jasa Anda di laman online store. Selain membangun atmosfer kompetitif, Anda juga bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap brand Anda.

Klasik, namun tetap efektif untuk dijalankan hingga hari ini. Namun, metode ini membutuhkan riset yang cukup panjang agar Anda bisa tahu seperti apa kepribadian pelanggan Anda sehingga strategi marketing Anda nantinya bisa berjalan maksimal.

Leave a Reply

Chat WhatsApp